PELAJARAN KEHIDUPAN

 



Catatan Sahabat LaNYalla


Kesuksesan adalah buah dari kerja keras dan keuletan, bukan sesuatu yang hadir tiba-tiba secara instan. Nilai dan seni kehidupan akan diukur dari konsistensi kita untuk tetap berusaha bangkit, sesering apa pun ujian kehidupan mem- buat kita terjatuh. Inilah sebagian kecil dari sekian banyak pela- jaran kehidupan yang akan kita dapatkan dari buku "A.A. LaNyalla Mahmud Mattalitti: Jalan Hidupnya Ditempa Bagai Keris".
Buku ini sangat inspiratif, terutama bagi mereka yang memaknai kehidupan sebagai proses perjuangan, sekaligus manifestasi dari semangat pengabdian, baik sebagai insan Tuhan, maupun sebagai mahluk sosial. Jiwa sosial dan pengabdian LaNyalla mungkin di- dasari oleh dorongan sederhana, yaitu hasrat untuk berbagi ke- bahagiaan dengan orang lain.
Namun justru kesederhanaan inilah yang telah memberikan dampak yang luar biasa. Ini terbukti dari banyaknya organisasi yang telah merasakan tangan dingin kepe- mimpinan LaNyalla, hingga pada akhirnya dipercaya memimpin lembaga DPD RI.
Mengibaratkan perjalanan hidup LaNyalla sebagaimana keris ditempa, menyadarkan kita bahwa marwah sebuah keris tidak ter- letak pada seberapa tajam ia bisa melukai, tetapi pada kedalaman
makna filosofis dalam proses pembuatannya: seberapa kuat ia sanggup menahan panasnya api, dan seberapa tangguh ia menahan kerasnya hantaman, hingga akhirnya terwujud sebagai sebuah pu- saka. Dan buku ini kembali mengingatkan kita, bahwa pusaka yang paling ampuh tidak dilandaskan pada runcingnya ujung senjata, melainkan pada kemampuannya menampilkan aura kewibawaan, dan mengaktualisasikan sisi terdalam spiritualitas pemiliknya.
H. Bambang Soesatyo, S.E., Μ.Β.Α.
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia

Komentar