Mencari Makna Sebuah Kebenaran Dengan Intelektulitas Tanpa Tinggalkan Hati
sambil saya baca tulisan pak yamin, silahkan dsimak video sumpah lanyalla pak yamin. ini pengunci moral: pemimpin tidak berbohong. kita rakyat berdaulat sebagai saksi, kita yang pegang kuncinya....pembuktian nanti di 2024.
Semua pejabat di sumpah di negara ini pak, termasuk yang pernah korupsi kain kafan (menag lama). Ini bukan perihal sumpah, malainkan etika untuk menjaga prinsip-prinsip negara demokrasi. 😊😊
pidato lanyalla itu justru nyali lanyalla kelihatan aslinya (kecuali orang yg gk paham siapa lanyalla). publik menyoal pidato lanyalla yang minim etika, seperti pengkhianat (ini sangakaan jahat terhadpa pejuang kedaulatan rakyat) dsb. sebaliknya, mana yg komen akal sehat???
video ini mengandung sumpah pejuang konstitusi....kita kunci bersama. kita butuh ini pak.
Dalam prinsip2 demokrasi yang di rangkumkan oleh John Stuart Mill bukan berarti bebas bicara, melainkan ada batasan yaitu; Objektivitas harus dahulukan, mengajukan perpanjangan masa jabatan Presiden jauh dari prinsip2 demokras,amandemen hy dilakukan untuk kepentingan berikutnya.
yang head to head dengan LBP bigdata 110 juta org minta tunda pamilu itu lanyalla, lawan projo deklarasi 3 periode, apdesi abal2 terik jokowi 3 periode, mentri2, lalu dpd sepakat tidak ttd bila sidang mpr bahas masa jabatan itu lanyalla....saya lebih tau siapa lanyala pak
Kalau masih tdk membuka mata, nalar dan akal sehat tinggal ng☕️pi saja lebih nikmat kalau diselengi singkong rebus dan goreng mantap salam #IndonesiaSpiritLaNyalla
Logikanya begitu gak??? Orang makan singkong rebus (saya) saja dapat mengartikan adanya absurditas.
Itu saat ini makanan favorit saya kawan disetiap ada kopi hitam makan wajib ada singkong rebus dan goreng ini makanan para raja2 doeloe
77 negara kita merdeka,dan akibat kecintaan buta (partisan) membuat makin buruk. Lanyala menyampaikan bahwa ketidakadilan dia temukan saat ini (selama menjabat karena sering ke daerah) artinya ada ketidakberhasilan pemimpin.Sudah tau ada ketidakadilan, kenap masih minta 3priode?
Sebaikanya buka forum diskusi ; space aja, namun kita hidupkan diskusi dg literasi seperti yg dicontohkan pendiri bangsa. Apalagi ada akun tentunya akademis semua pandangannya karena diisi para akademisi (akademia). Kurang rasanya jawab- menjawab sepotong.
Konstitusi mengatakan 2 priode, kalau ada yang minta lebih dari itu karena punya kekuasan, mereka penghianat konstitusi, di Belanda & Swedia menurut buku Prof Romli. Mereka yang ingin melanggar Konstitusi akan di Pidana dg berat. Di Indonesia beda,DIBELAIN!
Ada 280jt masyarakat Indonesia, tentunya banyak tidak mengenalnya, sy tidak menyoal perihal pribadi beliau, namun saya menyoal etika pidato publiknya, dari situ saya menilai apa yg ada di pikirannya. Sebab; 1. Ruang, tempat untuk meminta amandemen dekrit tidak pada tempatnya
pak yamin, lalu ruang mana di republik ini yang masih pada tempatnya??? diruang hakim MK? di depan istana/dpr, atau dimana. ini kondisi darurat, gak hanya tempat, tp sdm rakyat yang juga darurat...gas air mata saja ada dalam stadion pak...bukankah itu tidak pada tempatnya?
Lihat posisi beliau dong pak.
baik berarti yang disoal lanyalla berpidato, bukan pidato lanyalla...
mohon disimak sy dihadapan pak yamin.
Berbuatlah sesuatu minimal kebaikan untuk keluarga, tetangga, jika kuat dan mempunyai nyali seNusantara menjadi musafir untuk Kedaulatan dan Kesejahteraan Bangsa dan Negara. Malu kita sebagai putra-putri Bangsa yg hanya bisa bernarasi tanpa bertindak...
Bernarasilah awal dari kemerdekaan bangsa ini, tidak langsung mengangkat senjata,narasi itulah bentuk perjuangan pertama di bumi pertiwi, itu sejarah tindakan nyata. Kalau sudah Konstitusi ingin dirubah sesuai fikiran sendiri dan kosong, maka hancurlah negara ini.
Namun patut kita ingat musti paham akan sesuatu dan tolak ukur secara mata, nalar,akal sehat dan yg terpenting intelegensi kita manfaatkan dengan baik InsyahAllah tdk salah arah karena hanya semata-mata karena Allah SWT.
Semua yang disebutkan saya tuangkan dalam tulisan yang penuh dengan narasi dan literasi, untuk menghilangkan subjektivitas.
tulisan pak yamin sudah sy baca, org awam saja akan tau itu subyek lanyalla yg disikat....
Baca baik baik sematan saya ini, saya ng☕️pi dulu ye...
Dan sekarang pak Lanyala bersatu dalam kekuasan dg orang yang dulu katanya meminta maharkan? Sama-sama orang yang mendukung pak Jkw kan??? Buka mata, nalar dan pergunakan akal sehat... Wkwkwkwwk
liat kronologi pak yamin. lanyalla skrg DPD RI itu non parpol bukan politikus....mendukung jokowi dalam porsi kepentingan sebagai DPD RI...itu berita isinya luka lama politik pak, isinya fakta perjalanan politik.
Kok bukan Politikus? bapak ngerti apa arti Politisi & Politikus gak si? Apa menurut bapak polisi & Politikus harus menjadi anggota partai?
Bapak belajar lagi makna kata, ini yang membuat saya keluar dari group DM Lanyala Academia, judulnya saja Academia, tidak ada cuitan yang akademis. Malu kita dg generasi, tulisan seharusnya ikut mencerdaskan, hal terkecil saja bermasalah, bagaimana bicara negara?
Hmmm hebat ya kalau sdh begini...
Baca lagi lbh utuh & fahami, jangan dibiasain subjektivitas didahulukan...
belum berimbang kok, gmn mo bicara obkjektivitas. usulan dekrit oleh lanyalla sebagai dpd ri, tidak dimasukin pandangan dpd ri dimana itu adalah aspirasi seluruh daerah. klo pak yamin objektif, minimal suasana batin lanyalla seperti yg disebut RG: kondisi darurat, harus ada.
Saya tidak akan tanggapin lagi ya, mohon maaf, kalau mau diskusi buka ruang diskusi, seharusnya Lanyala Academia dengan senang hati bila diskusi akademis. Thanks pak
kami ini sudah pergerakan pak. kok suruh diskusi. habis demo lalu diskusi, kualitas demo menurun dong...
Ng☕️pi ng☕️pi wayahe
Bisakah Bapak menilai suasana batin seseorang? Subjektif benar pak, sebaiknya jgn lanjutkan, buka saja ruang diskusi. RG saja bisa saya nilai jadi tumpul saat bicara, sebelumnya dia mengatakan (dungu) kepada Burhan dari Lembaga survey karena menyurvei yg melanggar Konstitusi.
Sangat setuju mantap👍☕️☕️
Bila narasi sudah di cintai seluruh rakyat Indonesia maka mustahil rakyat memberikan semangat kepada kekuasaan dalam sistem negara demokrasi, demi kepentingan nasional. Kecuali ada kepentingan pribadi dan kelompok, dan narasilah yang akan menghapuskan kecintaan buta. Hehehe
Isi dari pidato. Ada ratusan juta masyarakat Indonesia yang menginginkan Pemilu di 2024, sebab hal itu kesepakatan bersama di UUD-NRI 1945. Sebagai ketua Perwakilan Daerah seharusnya mudah baginya mengumpulkan data masy untuk melihat apakah benar masyarakat menyetujui itu.
pak yamin, jadi menurut bapak. manakah yang realistis: PT 20 atau PT 0?...mohon jawab ini pertanyaan top down
Tulisan kalian inipun sudah tidak realitas bagi saya saat ini, bantah saja tulisan saya dengan dalil-dalil hukum. Di meja alm ibu Rachmawati Soekarno banyak ide ttg kembali ke UUD 1945 asli, dan semua ditolak.
baik jadi yang realistis PT 20 bagi pak yamin. nuhun pak. saya kunci jawaban kita.
Lanjutkan 😃🤣🤣
Sebelum membuat UU ada Naskah akademik, Naskah akademik teruji, bukan sekedar bicara, atau sekedar keinginan politik. dan semua itu diatur oleh UU.
lanyalla saking taatnya dengan konstitusi, paska penolakan PT 20 di MK, langsung milih jalan pimpin komando gerakan kembalikan kedaulatan ke tangan rakyat. bukan pemakzulan bukan revolusi (tdk berdarah), tp turun ke akar rumput kemana itu: Kampus---akademik diseluruh daerah.
Sudah capek juga saut2an seperti kurang literasi. Dibaris paling bawa ada tulisan (VIVA LA RESISTANCIA INTELECTUALIDAD : HIDUP PERLAWANAN INTELEKTUALITAS) Faham maksudnya ya
Nah ini baru Jooss👍👍
klo cuma slogan tanpa kedaulatan...repottt bestieeee
Slogan tanpa kedaulatan? Apa artinya itu??? Pak pelajari lagi apa arti Politisi, politikus, kedaulatan, & slogan agar jangan nulis yang terlihat bagus namun bermasalah secara arti saja bermasalah. Bicara negara namun tidak memahami makna kata, mohon maaf perbaiki pemahaman
HIDUP PERLAWANAN INTELEKTUALITAS: sikat lanyalla.... ini gak sehat pak. harusnya cari tahu dulu, pidato itu dan yang menyampaikan apa maksud sebenarnya (faktanya apa). baru tulis...itu baru disebut intelek pak...ketemu lanyalla lgsg dan wawancara lsgs aja bapak tidak kan?
Itusudah sigade yg lain Jooss👍👍
.jpeg)


Silahkan dibaca kawan-kawan kritisi saya pada; Ketua DPD-RI Presiden & lain-lain yang tidak disebutkan satu persatu. RAPAT PARIPURNA PARA KETUA DI RUANG HOTEL ALA MAFIA “Kekuasaan Konsituen Sebagai Fenomena Ekstra Hukum”